Translate

Wednesday, 31 March 2010

Maha Luar Biasa

ketika aku bersedih
ketika aku tertawa
ketika aku merintih
dan ketika aku bahagia
Kau yang Maha Mulia
Maha Penguasa alam semesta
memberiku ketenangan dalam setiap hembus nafasku
tak mungkin akan kutinggalkan Engkau
hidupku hampa tanpa-Mu
Kau beri segala kenikmatan
ku bersyukur aku ada dalam bimbingan-Mu
dalam kepekaan dunia yang penuh warna gelap dan terang
Kau sentuh aku dalam damainya kalbu
ku bersyukur ku berada dalam bimbingan-Mu
Allah Maha Pengasih Maha Penyayang
tiada satupun yang tak bermakna dari semua ciptaan-Mu
Allah Maha Pemberi Maha Pengabul doa
tiada satupun yang salah dari semua peristiwa yang terjadi di Dunia
ku bersujud kepada-Mu
memohon ampun atas segala dosa
hanyalah satu engkau ya Allah
yang Maha luar biasa di dunia
Kemarin, sekarang, esok, dan lusa
semua adalah milik-Mu
ku serahkan segala hidupku
hanya pada-Mu ya Rabbi
tak akan pernah aku berpaling
bahagiaku hanya berada dalam lindungan-Mu
tiada yang lebih besar selain Allah yang Maha luar biasa di dunia

tak mungkin ku ragukan lagi
atas segala keajaiban yang Engkau beri
Ya Allah yang Maha Kuasa
tiada yang bisa menggantikanMu
karena Engkau ya Allah Maha luar biasa di dunia



ost_you_belong_to_my_life_jen_brietta

Tuesday, 30 March 2010

just a dream

I wish i live surround with happy
i wish i live surround with peace
no more tears no more sad
but i realize it's just some bigger dream of mine
ev'ryday i'm agazing under the moonlight
imagining there is someone smilling to me
i listen to the melancholy song
cause it the only way to show the story of my life. .

And again
you hurt me
you cheate me
you lie to me
and again
you leave me
you break my heart
you throw me away. .
I don't know why
you doing like that
you never care about me
may be i am just waste to you. .
Its Just a dream life peacefully side of you
you never want to see i am happy

Once time you come to me
you begging for forgiveness
i see your face so pitty
and you really know that i still love you
that why i want you back. .

And again
you hurt me
you cheate me
you lie to me
and again
you leave me
you break my heart
you throw me away. .
I don't know why
you doing like that
you never care about me
may be i am just waste to you. .
Its Just a dream life peacefully side of you
you never want to see i am happy

Its difficult to admit the truth
that you aint the one for me
its never simple never easy
to find someone else cause you already filling all my heart

i wish i live surround
with happy. .



ost_you_belong_to_my_life_jenny_schue

So fast

Hmm. . Ohh. . .yay. .yey. .
It was late afternoon
i walk home alone
and you appear to accompany me
slowly we're gonna talk so close
hmm. ..yey. .ya. .
You stare deeply into my eyes
and sometimes you wink at me
it makes me nervous but smilling
nicely, lovely, sweety, oh baby. . .
Ch. I think its so fast
i like your face
i like the way you look at me
i can't hide again
i've been falling love with you. .
I think its so fast
i believe your word
i believe everything you say, you do, you. . .
Uww. . .
I can't hide again
i've been falling love with you. . .






Ost_you_belong_to_my_life_jenny_schue

Tuesday, 23 March 2010

YOU BELONG TO MY LIFE



.............................................. Juaquino & Filza .........


By Jen Brietta

Separated by Everything

differences of race
differences of place
differences of religion
differences of ambition
differences of tradition
differences of behaviour

will they be together?

let's check it out!

Episode 1

sabtu sore, Filza merasa begitu lelahnya stelah seharian kuliah. sambil berbaring di tempat tidur. ia mencoba untuk iseng-iseng online dengan HP. Sebenarnya hal itu sudah biasa dia lakukan setiap hari karena hobbynya memang chatting. Ketika teman-temannya ingin mengajak keluar pun ia menolaknya, hanya karena untuk chattig bersama teman-teman mayanya.
" uhhh...ini siapa sih, dari tadi marah-marah mulu bikin bete aja gak tau lagi sensi apa." tanya filza seolah-olah berbicara dengan HP-nya. Sementara itu, azalia merasa heran melihat kakaknya bicara sendiri. Ia mengendap endap mendekati filza. Dan segera merebut handphone filza.
"zel, sini kembaliin!" pinta filza
"gak mau ah, lagian kak filza jadi aneh sejak punya hp ini, suka senyum marah sendiri kaya orang gila aja!"
"alah, anak kecil tau apa sih. ."
"eitz. . Gini juga uda SMA tau!"
filza merebut handphone-nya dan pindah ke ruangan lain dengan wajah agak kesal.

Senin pagi, semua telah siap untuk beraktifitas kembali. Mama juga sudah menyiapkan sarapan pagi, papa juga sudah duduk manis di meja makan. Filza tampak mencari-cari adiknya karena selama weekend selalu bertengkar. Suara azalia tidak terdengar pagi ini. Di tempat tidurnya juga tidak ada.
"ma. . .zely udah berangkat ya?" tanya filza
"ia, katanya hari ini dapet tugas jadi petugas upacara."
"berangkat sama siapa mam?"
"dijemput veri"

....................................................................................


Jam istirahat tiba, seperti biasa Azalia, Sherly, dan Milly pergi ke kantin. Untuk makan-makan atau hanya sekedar ngobrol-ngobrol. Seperto biasa mereka menempati bagian pojok barat laut, padahal disana tepatnya lumayan gelap, hanya karena mereka ingin membicarakan hal yang menurut mereka adalah rahasia.
“zel, beneran kamu sekarang jadian sama Danni?” terus si yoga mau dikemanain.” tanya sherly
”udah aku putusin.”
”hahhh! Tega banget sih cowok sebaik dan secakep dia kamu putusin gitu aja. Mendingan buat aku aja.” kata Milly
”abis gimana ya, bosen. Lagian juga kalian tuh gak tahu tiap hari aku selalu di teror kakak kelas buat mutusin dia. Katanya aku dibilang cewek penggoda lah, centil lah, ah pokoknya ah enak didenger. Ya aku putusin aja.”
Setelah pulang sekolah Azalia, tidak langsung pulang ke rumah, ia pergi bersama danni untuk berkencan. Hingga tidak terasa larut malam. Berulang kali mama dan papa menghubunginya tetapi malah di non-aktifkan . sampai-sampai papa semapt akan melapor polisi. Tiba-tiba azalia pulang dengan santainya.
”Assalamu’aikum.”
”walaikumsalam darimana kamu?” Tanya papa
”dari rumah temen pa.” jawab Azalia dengan takut
”dari rumah temen? Jam segini baru pulang ngerjain apa aja kamu. Terus kenap handphone kamu dimatikan?”
Begitulah seterusnya papa mengintrogasi anaknya sendiri serbuan kalimat tanya dilontarkannya, apalagi kali ini bukan hal yang wajar dari biasanya. Azalia hanya menuduk dan terdiam tampak matanya berkaca-kaca. Ketika mama ingin mencoba membantu putri bungsunya itu pun hanya disuruh untuk diam. Tiba-tiba papa melihat ke arah Filza yang sedang mendengarkan musik.
”Filza, kamu sebagai kakak seharusnya memberikan contoh yang baik kepada adikmu, bukan malah bermalas-malasan seperti itu!”
”lho kok filza sih pa, aku kan gak pergi kemana-mana. Papa tuh selalu tuh selalu gitu, semuanya Filza yang salah.”
”ia maksud papa, kamu jangan seperti adikmu, bergaul dengan orang-orang yang gak jelas asal-usulnya sembarangan saja dalam memilih teman. Mau jadi apa nanti! Berandal atau penjahat? Perhatikan bibit, bobot, dan bebetnya dan harus yang seiman juga keluarga yang benar-benar baik.”
”papa tuh ngomong apa sih! Jadi males dengernya.” Filza pindah ke kamarnya dengan muka kesal.
Azalia juga pergi ke belakang untuk mandi, dengan muka yang masih penuh rasa takut dan butiran air mata yang telah menetes, ia biarkan begitu saja. Sementara mama menyuruh pembantunya untuk menyiapkan air hangat untuk Azalia. Papa masih berada di ruang tamu dan melihat-lihat ke luar ruangan, mewaspadai mungkin saja kekasih Azalia masih berada disana.

...............................................................................................

Pagi-pagi benar, filza telah berangkat karena ada materi kuliah pagi. Di kampus ia berpapasan dengan seorang gadis yang sudah tidak asing lagi, Meyline juara bintang kampus tahun ini. Ia juga terkenal murah senyum dan baik hati sehingga banyak digandrungi teman-temannya. Sebenarnya, Filza juga sangat mengagumi dia.( Meyline telah berlalu) tiba-tiba segerombol mahasiswi terlihat ramai membicarakan sesuatu. Filza pun mendekati mereka karena merasa penasaran. Sering juga mereka menyebut nama Meyline, hingga membuat Filza semakin penasaran. Ia pun mendekati salah satu diantara mereka.
”eh, ramai banget ada apa sih?” tanya filza
”itu tuh, Memey katanya mau tunangan sama Sonny, aneh banget kan. Terus si Rio mau di kemanain coba?”
Filza tampak mengerutkan keningnya, ia kurang paham dengan cerita gadis itu. Akhirnya Filza pun meninggalkan keramaian dan menuju kelasnya. Di kelasnya juga tampak teman-temannya yang lain sedang meminta undangan dari Sella teman dekat Meyline. Perlahan-lahan ia mendekati Sella dengan wajah yang masih telihat bingung.
” Filza....nih buat kamu, jangan lupa dateng ya?” kata Sella sambil menyerahkan sebuah undangan
Filza tampak membaca-baca sekilas, ” Sel, kamu mau tunangan ya?”
” gak lah, baca dulu dalemnya..... ya udah aku kasih tau, Memey yang mau tunangan.” kata Sella sambil tesenyum.
”oohh..sama Sonny? Cepet banget ya..gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba aja tunangan.”
Sella tampak menunduk, mendengar perkataan Filza.
”Sel, kamu gak papa?”
”uhmm...gak papa ya udah aku ke sana dulu ya masih banyak undangan yang harus dibagikan.” Kata sella sambil meninggalkan Filza
Filza kembali bingung dan heran. Ia menjadi penasaran apa yang sebenarnya terjadi.

..........................................................................................................................................................

Satu minggu lagi Meyline bertunangan dengan Sonny, tetapi ia tidak kelihatan bahagia. Ia hanya menghabiskan waktunya untuk melamun di kamarnya. Namun ia pandai sekali menutupi perasaannya itu ketika ada orang lain, kecuali Sella. Ia mengerti benar apa yang di inginkan sahabatnya itu. Sabtu sore Sella mengunjungi rumah Meyline, di sana tampak ramai pihak keluarga sedang berbenah-benah. Namun Sella tidak menemukan Meyline di keramaian itu.

“ bik, Memey nya ada?”

“ada non, sebentar saya panggilkan. Silahkan duduk”

Beberapa menit kemudian Meyline muncul dengan senyum kecil di bibirnya yang mungil. Ia juga tampak menyapa kerabatnya yang lain. Kemudian ia memberi isyarat kepada Sella untuk mengikutinya ke taman belakang rumahnya. Mereka duduk berhadapan, tetapi pandangan Meyline mengarah pada barisan bukit yang jauh tak tahu dimana tempatnya.

” Mey, serius loe mau tunangan?” kata Sella memecah kesunyian

” Hmm...” angguk Meyline dengan wajah yang gelisah

” jadi loe udah gak percaya lagi sama Rio? Karena dia gak ngasih kabar ke loe sampai sekarang”

” Sel, kamu tahu sendiri gimana kehidupan di luar negeri apalagi di Jerman. Mungkin dia udah punya cewek lain di sana makanya dia ngelupain aku.” kata Meyline sambil berkaca-kaca

”tapi Mey, loe kan masih muda jalan hidup loe masih panjang, kenapa mesti terburu-buru.”

”aku udah mikir mateng2 sel, aku yakin sonny bisa membuat aku bahagia. Kamu tahu kan dia sayang banget sama aku.”

”ia gue ngerti..... terus bagaimana dengan rio kalau ternyata dia balik lagi kesini?”

Meyline tampak terdiam memikirkan sesuatu. Ia menunduk dan bingung. Sella menjadi sedih melihat nasib temannya itu, ia bergumam,

” kasihan banget sih loe, udah setia malah di tinggalin gitu aja sama rio.” Sella menghembuskan nafas panjangnya

” aku yakin rio bakalan dapet cewek lain yang lebih baik dari aku, jadi aku akan ngelupain dia. Dia adalah kenangan indah bagian dalam hidupku. Hubungan aku dan dia sudah berakhir.”

Tidak lama kemudian Sella melihat wajah Meyline tampak pucat, tidak seperti biasanya.

” Mey, loe gak papa? Kamu sakit ya?”

”gak, mendingan kita ke dalem aja yuk. Gak usah dibahas lagi, keputusanku udah bulat aku akan tunangan sama Sonny.”

Mereka pun masuk kedalam rumah setelah lama berbincang-bincang.

...................................................................................................................................................................

Malam ini terasa begitu sunyi, Meyline tampak bersandar pada dinding kamarnya menatap kea rah sinar bulan yang tengah purnama sangat terang. Ia merasa tetap gelap, ia teringat semua masa lalunya dengan Rio, kadang-kadang ia ragu tentang keputusannya. Dia masih sangat mencintai Rio, bagaimana pun Rio pernah membuka hatinya untuk merasakan hal yang paling terindah dalam hidupnya. Semenjak Rio pergi ke Jerman, semuanya memang berubah. Ia menjadi kesepian, tanpa sedikit pun kabar dari Rio. Walaupun Meyline mencoba untuk setia, tetapi berbagai hasutan dan cerita miring itu pun membuatnya menyerah, Ia berpikir Rio pasti sudah mendapatkan gadis pujaannya. Lagipula dulu dia juga pernah mengatakan Dia menyukai gadis bermata biru, seperti Cathy teman SMA nya. Hal itu menguatkan niat Meyline untuk melupakan Rio.

“ apa yang terjadi sama kamu Rio, kenapa kamu mudah banget ngelupain aku. Padahal aku udah sayang banget sama kamu. Aku udah ngorbanin segalanya buat kamu. Tapi........kamu malah ninggalin aku.” Gumam Meyline sambil meneteskan air matanya.

Ia teringat kisah-kisahnya ketika pertama kali bertemu. Ketika ia sedang sedih, ketika ia sedang marah hingga mereka bertengkar karena saling egois. Namun lama-lama ia menyadari semua kesedihan yang di hadapi Rio, Kelembutan Meyline juga membuat Rio luluh hatinya. Hingga mereka berdua menjalin asmara. Mereka berjanji akan saling menanti. Hingga Rio harus pergi meninggalkannya, Rio tidak pernah memberikan kabar. Nomer Hp juga diganti, hingga Meyline juga tidak dapat menghubunginya. Hari-hari berlalu, sampai sekarang pun belum ada kabar dari Rio. Sejak Rio pergi, Sonny lah yang selalu ada menemani dirinya. Memberikan apapun yang dia butuhkan, kasih sayang dan dukungan, tak pernah juga ia menyuruh Meyline untuk melupakan rio, tak seperti teman laki-lakinya yang lain. Namun Sonny juga berulang kali menyatakan perasaannya pada Meyline.

...............................................................................................................................

Hati pertunangan mereka tinggal menghitung hari, tentu semuanya telah di siapkan dari keluarga Meyline maupun Sonny. Mereka merencanakan akan mengadakan pesta yang cukup megah. Karena Sonny merupakan putra tunggal dari keluarganya. Ini merupakan moment yang ditunggu-tunggu. Telah lama ia menanti saat membahagiakan ini. Ia sibuk menyiapkan berbagai asesoris untuk dirinya dan meyline. Ia benar-benar mempersiapkan semuanya dengan matang.

Sementara Meyline, ia hanya menghabiskan hari-harinya di kamar. Sejak liburan minggu lalu. Ia bahkan tidak keluar kamar kalau tidak di panggil atau Sella berkunjung ke rumahnya. Ia selalu menyempatkan waktu untuk berbincang-bincang dengan teman dekatnya itu. Sore ini, Sella mengajak meyline makan di luar untuk sekedar merefreshingkan pikiran. Mereka duduk di suatu sudut ruangan yang tidak begitu terang, tetapi dekat dengan pemandangan alam luar. Meyline terlihat terpaku pada pandangan jauh tidak tahu kemana.

” Mey......” panggil Sella mengawali pembicaraan

Sella menoleh pelan

” Udah siap semuanya?”

”udah....” angguk Meyline pelan kemudian ia mebuang pandangan ke luar lagi

” terus, rencana loe setelah tunangan mau apa lagi?”

Pertanyaan itu membuat Meyline menatap Sella lama namun kemudian menunduk.

” tentu aja nikah....mungkin 3 bulan lagi”

” menikah? Secepat itukah? Tapi kamu kan masih muda banget, usia kamu juga belum genap 20 tahun mey....”

” 3 bulan lagi, aku genap 20 tahun....jadi tidak ada larangan lagi.” kata meyline dengan nada datar

Sella menjadi diam mendengar ucapan Meyline yang terlihat sudah sangat yakin dengan keputusannya itu. Lagipula ia juga tahu kedua pihak telah saling menyetujui karena memang partner kerja. Jadi tidak mungkin ia menasehati lagi.

Tiba-tiba seorang laki-laki berkemeja putih muncul di belakang meyline, dengan wajah yang datar namun penuh dengan emosi yang terkendali. Sella pun terkejut, namun tak sanggup mengatakan sesuatu. Ia hanya memberikan isyarat kepada meyline untuk menoleh ke belakang.

” Rio.....................? ” Meyline kaget dan spontan berdiri






(bersambung)

LOVE SUNSHINE




episode terakhir...

Setelah berminggu-minggu Jian tidak berkunjung ke pantai Joveromana, ia tidak pernah bertemu dengan Steve, sehingga ia merasa sangat rindu. Meskipun terkadang steve membuatnya kesal karena keras kepala, egois, dan cukup kasar kata-katanya. tetapi hal itulah yang membuat Jian merasa rindu dan selalu teringat kepadanya.

Jian memutuskan untuk pergi mencari steve sore ini. Ia mencari ke segala sudut nyiur namun dia sama sekali tidak melihat wajah steve. Hingga malam tiba Jian masih menunggu kedatangan steve namun tak kunjung datang. sampai ibunya menelpon dan menyuruh Jian pulang. Akhirnya Jian terpaksa pulang dengan putus asa.

Sebelum tidur, Jian masih merasa sangat rindu kepada steve, ia terus memandangi nomor telepon itu sambil terus bergumam mengharap dia mendapat sms atau sekedar missed call dari steve.
" telepon gak ya?" tanya jian berulang-ulang
karena sudah tidak sanggup menahan lagi, dia mencoba untuk menghubungi nomor telepon itu, namun ternyata nomor itu sudah tidak di pakai lagi. Ia masih mencobanya secara berulang-ulang karena mungkin jaringan sedang trouble tetapi tetap saja gagal. Seketika itu, musnah segala rasa yang ada di hatinya, ia menyesal merindukan steve. Ia kembali membenci steve meskipun merasa kesdihan yang dalam.
" aku gak akan berharap kamu lagi!" gertaknya pada diri sendiri

.....................................................................................

Semenjak Jian tidak ke pantai, steve menjadi orang yang pemurung, ia tidak konsentrasi dalam pelajaran. Bahkan terkadang bertindak kasar pada teman-temannya. Sehingga semua orang menjauhinya. Keadaan ini seperti sebelum ia bertemu dengan Jian. Steve merupakan orang yang pendendam, pembenci, dan mudah tersinggung. Apalagi ketika seseorang bertanya tentang Papanya. Seolah-olah kata-kata ”papa” merupakan musuh yang sangat dia benci. Karena sejak ia berumur 6 tahun, ia kehilangan kasih sayang dari papanya. Orang yang sangat diinginkan dan didambakan oleh setiap aak kecil. Meskipun mamanya begitu menyayanginya, tetapi ia selalu merasa ada yang ganjil di hatinya. Ia membutuhkan cinta dan kasih sayang yang lebih, terkadang apabila ia iri tak segan-segan terucap kata-kata yang tak patut untuk di ucapkan.
Semenjak Jian hadir, ia bagaikan sosok pelipur hati bagi steve. Tempat ia mencurahkan isi hati, meskipun hanya lewat tulisan elektrik yang singkat. Tetapi sungguh mampu menghilangkan beban di hatinya. Steve sebenarnya sangat sekali merindukan kehadiran sosok yang seperti Jian. Pernah, suatu kali ia mengatakan akan menikahi Jian suatu saat. Ketika itu Jian hanya mencibirnya sebgai orang anak kecil yang berimpian terlalu tinggi, namun ketika steve mengatakan ia akan melamar Jian bila dia sudah berpenghasilan sendiri, itu membuat Jian cukup terharu. Itulah yang membuat Jian terpesona pada pria muda itu. Hingga ia terhenti dari lamunannya.
” kenapa semua orang tidak ada ngerti GUE, gak yang sayang GUE, apa salahku dari kecil sampai sekarang semuanya sama semua hanya omong kosong, kenapa tidak Kau cabut nyawaku saja Tuhan, aku lelah dengan semua ini, lelah, sangat lelah!”
Steve kembali teringat pada kata-kata Jian, bahwa betapa beruntungnya dia masih mempunyai ibu yang sayang yang mampu memenuhi kebutuhannya secara berkecukupan, di luar sana banyak anak-anak terlantar dan tidak punya orang tua serta tak pernah merasakan kasih sayang, tetapi mereka selalu berusaha bersyukur dan tetap tegar menghadapi cobaan demi cobaan. Begitulah seterusnya ia selalu teringat Jian. Lucas datang dan duduk disamping steve.
”mau apa LO!” bentak Steve
”stev, GUE pikir LO udah berubah ternyata masih saja sama dengan yang dulu, jujur sebagai temen GUE iba banget sama LO.”
”udah, Gue gak butuh kasihan dari LO!”
”OK, kalau kamu pingin aku pergi. Asal kamu tahu aja, semua anak di sekolah kita BENCI sama LO. Satu lagi, hanya satu yang ingin aku bilang. Kalau masih kaya gini, jangan harap akan mendapatkan ayah lagi,”
Senja menyapa, daun nyiur melambai-lambai angin sore mengajak pulang bersama, Steve masih duduk terdiam dengan pandangan tanpa arah. Dalam hatinya penuh dengan penyesalan yang mendalam. Semuanya terasa sunyi senyap hanya gelombang air laut yang bergemuruh.


...............................................................................................................................

Jian duduk di beranda kelas, sambil membaca-baca majalah. Jonathan duduk disebelahnya, karena asyiknya membaca Jain sama sekali tidak memperhatikan Jony, berkali-kali Jony mencoba untu berdehem-dehem. Tetapi Jian tetap tidak menghiraukannya.
”Jian.” panggil Jony
Jian menoleh dengan pandangan penuh tanya.
” ntar sore, ada acara gak?”
”gak, emang kenapa?”
”aku pingin ngajak kamu keluar.”
”ok, ntar jemput aku jam 4p.m.”
Jian melanjutkan membaca bukunya, seperti ia tidak begitu tertarik untuk berbicara dengan Jony bahkan tidak menanyakan kemana mereka akan pergi sehingga Jony akhirnya pergi begitu saja.
Jam 4 tepat, mereka telah sampai di Jevoromana. Jian terdiam dan tak beranjak dari tempat duduknya.
” kalau tahu mau kesini aku tolak mentah-mentah.” bisik Jian
”kenapa?”
”ah gak papa kok.”
Mereka pun berjalan-jalan menikamti panorama alam sore hari, beberapa saat bercanda dan sambil saling bercerita. Hingga tak terasa Matahari telah mulai turun, Tibalah saat untu pulang. Tiba-tiba Jonny memegnag kedua tangan Jian, hingga membuat ia terkejut.
” ehh, kenapa kamu pegang tanganku?” tanya Jian gugup
Jonny hanya terdiam dan terus memandangi Jian secara dalam dan cukup dalam seolah-olah hatinya saling bercakap-cakap. Jian hanya menunduk dan tersipu-sipu karena jonny masih menggenggam tangannya. Kemudian Jian menjadi brutal dan melepas genggaman Jonny.
”ngomong dong! Diem aja gak jelas gini mendingan kita pulang aja.” bentak Jian walaupun jantung terus berdebar
” sorry, kebawa suasana. Emmm....i love you jian, since first time we met. I remember you wear pink dresses when you registered to the university. And I will never forget it cause it’s very nice for me.”
Jian tersenyum kecil
“ I’m serious please.”
“kalau kamu bilang dari dulu, mungkin sekarang kita udah pacaran, hufhhh…( Jian menghembus nafas panjang) “
“jadi kamu udah punya pacar?”
Jian tidak menjawab hanya menatap Jonny, di mata jonny ia melihat steve. Kemudian ia memejamkan mata sejenak.
” kenapa bayang-bayangmu selalu menghantuiku, stev. Kenapa?” tanya Jian dalam hati
”Jian kamu gak papa?”
”gak papa.” jawab Jian sambil terus berangan-angan
”pokoknya aku harus ngelupain dia.” bisik Jian dalam hati
Sebenarnya, Steve memang sedang berada di belakang Jian, ketika ia menatap Jonny. Ia merasa sakit hati, ketika melihat Jian bersama laki-laki lain. Steve telah pergi ketika Jian menoleh ke belakang. Sehingga, dia membenarkan bahwa yang dia lihat tadi hanyalah sebuah bayangan dari apa yang dia rasakan sekarang ini.
Sebelum tidur, Jian masih teringat oleh kata-kata Jonny maupun oleh bayangan steve. Ia masih merasa rindu, dan berharap Steve akan menghubunginya lagi. Hingga air matanya menetes.
” seandainya, sekali saja kamu mengbungi aku. Aku akan maafin kamu.” harap Jian
Berulang kali ia mengamati handphone-nya, melihat setiap pesan dan segera membukanya dan sedih ketika melihat itu adalah orang lain atau bahkan call yang masuk beberapa panggilan ia abaikan. Setelah lamanya penantian itu, ia pun terlelap dalam kesedihannya. Ia silentkan handphone-nya.
Begitu juga steve, dalam hatinya penuh tanya siapakah laki-laki yang bersama Jian tadi sore dan ada hubungan apa diantara mereka sehingga terlihat begitu akrabnya. Jam 2 a.m. steve mencoba untuk menghubungi Jian. Berkali-kali ia menelpon namun tiada jawaban.
”mungkin dia sudah tidur, dia kan gak pernah terjaga lebih dari jam 10 malam.” gumam Steve menenangkan hatinya.

.........................................................................................................................................................

Pagi-pagi Jian bangun, ia begitu kagetnya mendapat beberapa missed call dari nomer yang tak dikenal.
” ini siapa sih, banyak banget missed callnya, untung hp nya aku silent jadi gak ganggu tidur pulasku.” kata Jian sambil menggerak-gerakkan badannya kemudian segera bergegas ke kamar mandi
Ayah dan adiknya sudah berada di meja makan, sedangkan ibu masih berada di dapur. Jian segera menempatkan diri duduk di samping adiknya. Dan segera mengambil nasi dan lauknya. Seketika itu Jian teringat nomer baru itu.
”jangan-jangan itu steve, ahh...tapi mana mungkin.” gumam Jian dalam hati sambil terus memainkan nasi di piringnya
”Ji, kamu apa-apaan sih, nasi tuh buat dimakan bukan buat maian.” tegur ibu sambil meletakkan segelas susu disampingnya.
”ia buk.” Jawab Jian malu
Setelah pulang kuliah, Jonny mengajaknya ke Joveromana lagi. Sebenarnya ia ingin menolak tetapi berhubung tadi Jonny sudah mentraktir teman-temannya pevie dan glorine. Terpaksa ia turuti, karena desakan kedua temannya itu. Jonny bertemu dengan salah satu rekan kerja papanya yang juga saudara jauhnya, sehingga otomatis dia berbincang-bincang dengan beliau. Jian memilih untuk berjalan-jalan sendiri dulu, karena tidak ingin dikenal-kenalkan dengan orang itu.
Tidak disangka juga, ia bertemu dengan steve. Begitu terkejutnya ia, hingga malah memalingkan diri.
”Jian, kamu udah lupa ya sama aku?”
”bukannya kamu yang lupa! Kamu sengaja ganti nomer kan, biar aku gak bisa menghubungi kamu lagi.”
” gak itu gak benar, karena nomerku tuh hilang. Jadi aku beli nomer baru. SWEAR......” kata steve penuh harapan
”terus kenapa kamu gak bilang ke aku kalau nomer kamu ganti?”
”Ji, aku pikir kamu bener-benar benci sama aku.”
”ia aku benci kamu! Karena kamu tuh egois, kamu selalu menganggap kamu yang paling benar, kamu juga menganggap kamu yang paling kuat. Kamu juga manusia steve, kamu butuh juga bantuan orang lain. Kenapa kamu lebih memilih untuk sendiri.”
”udahlah Ji, jangan mulai lagi. Aku gak ingin bertengkar sama kamu.”
”Ok, kalau gitu aku pergi.” kata Jian sambil beranjak pergi
”Ji, dengerin dulu. Semalam juga aku udah hubungin kamu tapi kamu gak diangkat.”
”ohh, jadi yang malam-malam missed call itu, ganggu banget tahu gak sih.” bentak Jian
”kok kamu gitu sih, aku gak bermaksud buat ganggu kamu, aku Cuma...”
”Cuma ingin ngebuat aku penasaran? fine......kamu tuh gak tahu steve, tiap hari aku selalu berharap pesan dari kamu setiap nomor baru aku tanya dan tak satupun menjawab kalau itu kamu” desak Jian
”Ia, 4 bulan sejak kita berpisah, sejak kamu gak pernah datang. Aku ngerasa kehilangan. Tapi kamu gak pernah tahu kan.sku tuh butuh kamu disamping aku.tapi kamu ngelupain aku begitu saja”
”steve, jujur aku sayang banget sama kamu, aku gak mungkin ngelupain kamu. Mungkin kamu adalah adikku yang kedua. Aku kasihan banget sama kamu, aku gak sampai hati buat ninggalin kamu.”
”Jian, aku butuh kamu lebih dari seorang kakak, aku harap suatu saat kamu akan mengerti.”
”ia, aku udah ngerti, karena aku cinta kamu.”
Steve tidak menjawab kalau dia juga mencintai Jian, tetapi ia hanya tersenyum senang seperti seorang anak kecil yang bahagia ketika bertemu ibunya. Dan memeluknya dengan begitu erat.
Keesokan harinya, Jian kembali ke pantai Jevoromana untuk bertemu pujaan hatinya. Tetapi ternyata Jonny sedang berada disana bercakap-cakap dengan beberapa temannya. Jian menjadi ikut berbincang-bincang dengan mereka beberapa saat. Namun Steve telah memperhatikan gerak-gerik mereka sejak tadi, terlihat akrab mungkin menurut steve cukup mesra. Meskipun sebenarnya tidak. Akhirnya Jian berpamitan kalau urusan penting, agar dia bisa segera menemui steve.
” Steve, udah dari tadi?” sapa Jian lembut
”ji, siapa laki-laki itu sebenarnya, kenapa kamu selalu bersama dia? Kamu bilang kamu cinta aku, tapi kamu jalan sama laki-laki lain. Kamu tuh pembohong Ji.”
”Steve dia Cuma temanku.” jawab Jian dengan santai
”kalau kamu cinta aku, kamu gak boleh bareng sama dia. Atau mungkin kamu tuh gak cinta sama aku.”
”kamu gak berhak bilang seperti itu, karena kamu bukan pacarku, kamu juga gak bilang kan kalau kamu cinta aku?jadi kamu gak berhak buat cemburu.”
”Ji, aku tuh gak mudah untuk nyatain cinta sama seseorang, aku butuh waktu buat mencintai kamu.”
”jadi akmu gak mencintai aku?” tanya jian sambil berkaca-kaca
”ia sekarang belum, tetapi nanti aku pasti akan mencintai kamu.
Tanpa pikir panjang Jian langsung pergi meninggalkan steve tanpa sepatah kata pun, ia merasa begitu kecewa dengan kata-kata steve, haruskah ia menunggu stve yang penuh ketidak pastian itu. Meskipun begitu ia masih tetap sabar dan masih mengharapkannya.
Setiap hari,Steve selalu mengirimkan pesan dengan sejuta pertanyaan apa saja yang ia kerjakan tanpa steve. Sehingga membuat Jian kesal dan bosan. Seolah-olah Steve mengatur segala tingkah laku Jian.
”dasar anak kecil, siapa LO ngatur-ngatur GUE kaya gini.” kata Jian smbil membanting HP-nya di tempat tidur.
Apalagi, ia sedang disibukkan oleh berbagai tugas. Tingkah laku Steve semakin menjadi-jadi. Ia semakin menjadi manja pada Jian. Akhirnya, Jian menon-aktifkan Hpnya, karena ingin konsentrasi belajar. Hingga beberapa waktu berlalu, ia ingin merefreshkan pikirannya dengan pergi ke pantai. Ia memberitahu steve terlebih dahulu.
”Ji, kenapa kamu gak pernah kesini dan Hp kamu selalu non-aktif, apa kamu selalu berkencan dengan laki-laki itu lagi!”
”Steve, udah deh. Aku benar-benar sibuk bikin tugas. Kenapa sih kamu gak pernah ngertiin aku.”
”kamu yang gak ngertiin aku, seharian aku selalu nunggu kamu disini, tapi kamu gak pernah datang.”
”terserah ldeh kamu mau ngomong apa, aku udah males banget buat bertengakar, lebih baik aku pergi aja.” kata Jian
”Ji, kenapa menghindar? Bilang aja kamu kencan sama cowok itu.”
”ia kenapa? Cemburu lagi? Aku gak kan peduli lagi sama kamu, toh kamu juga gak cinta kan sama aku.”
”ok,ok, aku............cinta...........kamu.”
Jian tertegun mendengar ucapan Stev yang terlihat begitu berat dan setengah malu-malu.
”aneh banget sih, kaya terpaksa gitu deh.”
”Jian, I Love You goldheart girl....”
“ Aku gak percaya sama kamu Stev. Nada bicara kamu gak meyakinkan.”
”Ji, aku dengan mudah saja membohongi orang lain, tapi aku gak bisa membohongi kamu. Tak sseorang pun yang pernah mengubah aku hingga seperti ini.”
”tenang aja, walaupun kamu gak cinta aku, aku akan selalu dukung kamu, support kamu sampai kamu sukses. Lihat sendiri kan aku gak akan ninggalin samapi kamu berhasil. Satu lagi aku percaya sebenarnya kamu baik, hanya saja kamu kurang kasih sayang kamu kurang cinta dari seseorang yang selama ini kamu dambakan.”
” Ji, kenapa kamu bisa cinta aku? i’m bad boy, i’m a brokenhome child, i’m also not rich.....but you’re good girl from good family, everybody love you and you’re so pretty.”
“ssssssssssssst….kita tuh harus bersyukur dengan apa yang kita miliki, ayah atau ibu atau bahkan keduanya adalah anugrah. Jangan benci papamu stev, bagaimanapun juga tanpa dia kamu gak akan pernah ada.”
”tapi dia telah menghancurkan ibu dan aku.”
”percayalah pada Tuhan, Dia tau apa yang terbaik untuk kita.”
”Ji, janji ya kamu akan mencintai aku untuk selamanya?”
Jian tersenyum kecil
”I’m doubt with you, kamu masih terlalu muda untuk membicarakan masalah cinta sejati. Lagian kita pasti bakalan sering bertengkar nantinya.” canda Jian
”aku juga gak yakin sama kamu, kamu tuh cepat berubah walau dalam dalam sedetik.”
”then, i wish you’ll better than me someday.”
“No dear, Just wish you’re the one and the best for my heart forever.”
Keduanya menampakkan wajah bahagia, tak terasa mentari sore hampir tenggelam. Beberapa bintang sudah terlihat bersinar, bulan masih remang-remang dan hanya terlihat seperti sabit. Tetapi terlihat begitu indah. Sunset berwarna kuning kemerahan itu akan segera menghilang. Tetapi cinta dan kasih sayang sejati akan tumbuh kembali seiring berjalannya waktu. Tidak peduli dimanakah ia berada dan ia berasal karena waktu yang akan membuktikan segala keajaiban dari sang penciptanya. seperti matahari yang bersinar dengan terangnya dan begitu perkasa, namun itu belum seberapa di bandingkan Tuhan sang pencipta alam semesta Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

” Setelah lulus SMA, Steve melanjutkan Kuliah di Jerman, tempat papanya dulu berasal. Ia berharap bisa menemukan papanya. Sementara itu Jian akan terus setia menunggu, sampai suatu saat takdir menjawab bahwa Georgianna Schue dan Stephen Romenlord adalah cinta sejati.”

Sepenuhnya aku percaya kepadamu, bila cinta ini benar aku akan menunggu kedatanganmu, tapi bila tidak benar. Dan kamu melupakanku. I wish you will get happily ever after with someone you like most. Love is you and you’re the love. God will spread his love through sunshine love come magic.

Bila kau sabar menanti, aku akan menjemputmu dengan cinta sejati. Tetapi bila kau telah memilih seseorang sebelum aku, i will try to forget you. Buatlah dia bahagia selamanya. Kamu bilang cintaku seperti sunset? Tahukah kamu sunset itu indah seperti sebuah diamond di sore hari. You’re so good in my eyes, I never meet a girl like you by here before




THE END.

Saturday, 13 March 2010

doubt

will you keep our oath?
will you remember me?
if we never meet before
you just try to make me calm
you just try to hide from the matter
i know why you do like that to me
you just don't want i look other boys after you
you should know why i do
cause you were lying to me
you say you didn't love me
but someday you'll try to pick me up
if i will stay and waiting you

are you sure make deal with me?
i think i doubt with you
you're so far away
and there's so many beautiful girl
you will forget me
are you sure you'll gonna love me truely?
i think i doubt with you
too much gap between us
and nobody admit it that we're a couple
you will leave me
ohooo....

ev'rytime i pray to God
asking, that our love is right
but it makes worried
if he tell me its wrongway
cause instead you away, i always wishing to get you here
but did you feel it?
i think i doubt with you....



ost_love_sunshine_jen_brietta

wonder

i'm so lucky
to have what i already have
it's fine it's amazing
to see what i see now
not only me but you and all should say thanks
we've been life in the beautiful world

i'm so wonder
how could, stars are twinkles
if there's nobody
to switch it on
i'm so wonder
how could rains are falling
if there's nobody
fall it down
oh wonder...
is there any place?
without stars without rains without trees without fish....
it must be poor...
cause they don't beautiful world like us...

i want you back

ev'rytime of my life i always try
to forget what've happened between you and me
but it's just made i'm more hurted
cause you always came into my dreams
i've searched to another one
but you raise my heart to see you to feel you
i wish you're here say a beatiful word to me
i can't leave you, i don't know why....

oh babe,
may i ask you?
what did you do to me?
till i can't lost you in my mind
should i throw out my brain?
to make you far away in my life
you're so flawless so wonderfull
so amazing in my eyes
but why you hurt me
and you drive me crazy
you always cheate me...
whatever they say
i won't listen
i love you
i want you back
whatever they do
i won't care
i love you
and i want you back



ost_love_sunshine_jen_brie

LOVE SUNSHINE


by Jen brietta

Episode 2

Pukul 08.00, Jian sempatkan pergi ke perpustakaan walaupun sekedar membaca-baca majalah atau tabloid, meskipun ia cukup merasa bosan. Pevie duduk di sebelahnya sambil sms-an.
“ ji, aku dapat nilai c lagi nih, sebel, padahal kan udah belajar tiap hari kok gak ngefek ya.”
“ ngapain mikirin nilai! Bikin stress aja, hidup udah susah jangan dibikin ribet lagi.” gerutu jian
“ lho kok jadi LO yang ketus gitu sih, ada masalah ya?”
“ aku? Sorry ya gak maksud gitu, emang beneran ya aku sensitiv? Atau pemarah?” tanya jian
” gak kok, biasa aja.”
Jian teringat kata steve sebelum dia pergi, ” ji, kamu cewek terburuk yang pernah aku temuin!”
” mungkin benar kata anak kecil itu, aku cewek yang terburuk di dunia ini.”gumam jian menunduk sedih.
Setelah pulang kuliah, Jian pergi ke Jevoromana beach. Ia duduk di bebatuan tepi laut, sambil memandang kesana-sini di sekitar pohon kelapa. Kemudian tertunduk, seperti tengah putus asa.
”cari siapa?”
Jian tertegun, seperti mengenali suara itu. Ia mencoba mencari darimana arah suara itu berasal.
“steve kamu disini?” tegur jian pelan
“ia, apakah kamu keberatan?”
Jian menggelengkan kepala, dan memandang jauh ke arah laut. Mengisyaratkan Steve untuk duduk di sampingnya.
”aku boleh tanya gak?” kata jian
”tentu, aku harap kita gak bertengkar lagi.”
Jian tersenyum, ” kamu tuh asli mana sih?”
” aku dari eropa, mungkin kamu gak bakalan percaya, karena aku juga gak begitu mahir berbahasa inggris.”
” hmm...emang sulit dipercaya, tapi dari mata kamu aku yakin kamu gak bohong.”
Steve tersenyum menatap Jian secara mendalam, mereka hanya terdiam seolah-olah berbicara dari hati ke hati. Tapi kemudian jian menunduk.
” terus, kemarin-kemarin kamu bilang gak punya papa, maksudnya gimana?” tanya jian
” ceritanya panjang...”
Steve menceritakan kisahnya tanpa rasa ragu kepada jian. Berawal dari pertemuan antara Julia Hapsari seorang mahasiswi yang mendapat beasiswa kuliah di luar negeri bertemu dengan Joseph Steviolord, kemudian menikah di luar negeri karena perbedaan agama dan tanpa persetujuan orang tua. Mereka saling mencintai satu sama lain. Setelah steve berumur 5 tahun, Julia berniat membawa keluarganya ke Indonesia. Tapi ternyata orang tua Julia masih tetap tidak menyetujui hubungan mereka. Julia berusaha untuk tetap tinggal di Indonesia dan membujuk hati orang tuanya. Satu tahun kemudian, Joseph kehabisan masa berlaku passportnya ia diusir untuk kembali ke negaranya. Namun sejak saat itu Joseph tidak pernah menghubungi Julia lagi. Ketika ia ke luar negeri pun, para tetangganya mengatakan Joseph dan keluarganya pindah ke luar negeri.
”begitulah, Joseph meninggalkan mamaku.” kata Steve sedih
”papa kamu kejam banget ya.”
”shut up! Aku dah bilang aku gak punya papa ji.”
Jian terdiam mendengar kisah steve yang sangat menyedihkan, betapa beruntungnya jian, ayah dan ibunya hidup harmonis.
Malam, sebelum tidur Jian masih terbayang wajah Steve yang begitu polos namun penuh rasa dendam, benci yang terasa sangat dalam dan kuat. Seolah-olah hatinya selalu berkobaran api.

...............................................................................................................................................

Jian mengerjakan sebuah makalah tentang masalah mix race atau pernikahan antar negara. Tiba-tiba saja Michael duduk di sebelahnya.
”Ji, sibuk banget lagi nulis apaan?”
”mickey mouse, keep away from me, boy!”
“kalau GUE micky LO Minnie boleh juga.” Michael tertawa lepas
Jian hanya mencibir.
“ oh ya, kamu ceweknya jo-jo ya?”
“ what’s? jonathan, gak banget deh.”
“udahlah gak usah bohong lagi, jo-jo udah nyebarin ke seluruh kampus, kalau kamu tuh ceweknya, kalau gak percaya tanya aja pevie.”
Jian beranjak dari duduknya, dia mendapat sms dari pevie kalau jonathan dan Phillips sedang berkelahi. Dia bergegas menemui mereka yang sedang berada di arena VIP cross race. Jonathan dan Phillips sangat kencang dan saling mengalahkan.
“Bruuuuuuuuuuuaaaakkkkkkk………..” Jonathan terpelanting di tikungan disusul Phillips dan kedua mobil itu meledak dan terbakar. Beruntung team safety campuss segera bertindak, sehingga mereka terselamatkan meskipun dalam keadaan kritis.
Selama seminggu penuh Jian selalu meluangkan waktunya untuk menjenguk kedua temannya itu di rumah sakit. Apalagi mereka berdua sudah sadar, walaupun masih dalam perawatan intensif.
Suasana kembali sunyi, jian berdiri di balcony kamarnya. Memandang ke langit yang penuh bintang, ke depan yang penuh lampu rumah penduduk dan iring-iringrn mobil yang silih berganti. Angin begitu lembut membelai rambutnya hingga menari-nari.
HP jian berbunyi, ” ada sms.”

Jian tersenyum simpul namun tak membalas sms itu.
” Steve, I wish you tommorow see a great lovely shine that’ll brightening along your time”
Steve menjadi the best personal dalam capture of nature photographer. Semua guru dan teman-temannya memberikan ucapan selamat kepada Steve. Hampir semua gadis di sekolah itu ingin mencoba berfoto-foto dengan steve namun di halangi oleh beberapa gank girls.
” selamat ya Steve, ntar malam mau gak jalan sama aku.....ini nomerku kalau minat aku jemput deh?” kata evelyn sambil memberikan sobekan kertas kecil sambil mengedipkan matanya merayu.
” Steve, you’re so cool babe. Selamat ya.” Kata Sophie sambil mencium bibir steve secara spontan dan memeluknya,
“ wow, pakai ciuman segala…mau donk!” kata Lucas
“ihh… ogah, aku kan Cuma suka sama steve.” Sophie mencoba menciumnya lagi namun steve menghindar karena Cathania menghampirinya.
“ congrat steve”
“thanks Cathy, ntar malam ikut pesta dansa kan?”
”ia tentu, sekalian mau lihat pantai yang baru itu Joveromana. “
Malam ini, Jian berjalan-jalan dengan pevie dan glorine di pantai Joveromana. Mereka berniat untuk memancing ikan segar untuk dibuat ikan bakar.
” Ji, lihat tuh tumben ya caffetarianya rame banget, kaya pesta aja.” kata glorine
”eh lihat yuk, siapa tahu kita di kasih.” bujuk pevie
Glorine dan pevie menarik dengan paksa jian ke pesta itu. Betapa terkejutnya, melihat Steve begitu mesranya dan match berdansa dengan seorang gadis yang begitu cantik dan elegant. Steve melihat Jian dan segera menghampirinya.
”jian, kebetulan banget kamu disini. Ini pesta aku karena berkat semuanya aku jadi juara umum capture of nature.” kata steve senang
”dasar bule, sukanya pesta mulu. Gak ada bedanya sama yang lain!”
Jian pergi begitu saja tanpa mempedulikan teman-temannya.
” kenapa sih tuh cewek, kerjaannya marah terus.”
” maafkan jian ya, dia tuh emang lagi sensitiv.” kata pevie
”ia sorry.” tambah glorine

Heart says : i love you as a SUNSHINE will keep your light all day, but you take me as SUNSET always dark and lost from your eyes.
By. Jian
Heart says : nobody knows, even me. What I feel is vague. Next to you I’ll get sick, but without you I feel lonely. DO YOU THINK I’M FINE?
By. Steve







(bersambung)

Monday, 1 March 2010

No matter where you are

Go to party
in the midnight
with you i will do
o o o. . .
Swimming down
in the deep blue sea
with you i will do
o o o. . .
Why you ask me?
Why i will do it
don't you heard last popular story
about girl searching for her true love
in the jungle
in the street
in the sky
in the ocean
oh. .
I didnt feel tired to find you
to get you here with me
o. .yeah, no matter you live in greece or germany
the most romantic country ever i see
i will come
i will running
i will shouting
to everybody
where is my baby?
Shut your mouth
don't say loudly
no need to tell me
i believe whatever you do
take me go, take me go, take me go
forever we will live together



ost_love_sunshine_errien

I must go

Baby,
i must go leaving you
may be forever
i think we can't live together
too much gap between us
baby,
it's not mean that i don't love you
i'm too cruel to make you lonely
but it's the best decide for us
cause nobody will accept it
we're in different ways
we're opposite purposes
we can't change
what we've got to foundation of our life
so, let me away

ch. Even so far
long distances
you're standing
i'm so wonder
you still remember me
you keep to wait me
oho. .

Thousand time i hope
i wish to meet you again
but it's nothing chance
i will never back

i'm sorry if i make you sad
i'm sorry if i hurt you
i believe you'll get better than me
i believe. .


Ost_love_sunshine_jen_n_stef

Mengapa kau ada

Mengapa kau harus hadir
menghiasi hariku dengan kata indahmu
mengapa kau membuatku selalu merindukanmu
disetiap malam di mimpiku
ch. The story of life is beginning
since you come into my dream and smiling nicely
i'll always wanted to meet more than once time
cause i wish you so close and lying next to me
even i know it will be happen only in the dream
cause yet you're so far in the cross sea
how to make you understand me
you always think my love just for awhile
instead i hope you will trust me for share
everything about you
you are my starlet

seperti yang kau inginkan
ku coba menjadi putri dalam istana cintamu
meski kau terus ragu pada hatiku
mengertimu sesuatu yang paling dambakan
walau kau jauh
dan tak kan pernah kembali dalam pelukanku



ost_love_sunshine_jen_brietta