Translate

Thursday, 3 November 2011

Love for Glory

Sekilas


Sekitar pukul 7 malam, arinsa baru saja selesai mengerjakan karya tulis  yang akan dikirimkan ke DIKTI besok. ia pun beranjak dari kursinya dan meliuk-liukkan tangannya untuk mengurangi rasa pegal setelah seharian berada didepan laptop. Ia terkejut melihat sesosok laki2 memakai celana jins dan jaket kulit dan berkacamata hitam seperti preman, kemudian laki-laki itu membuka kacamatanya dan mendekati arinsa.
"udah selesai kan?" tanya ega
"hem" arinsa hanya mengangguk pelan
"aku mau mengajak kamu ke suatu tempat"
"maaf ga, lain kali aja ya, udah malem, lagian aku capek banget nih"
"sorry rin, kali ini aku agak maksa kamu, ada satu hal yang pingin aku omongin sama kamu"
setelah berpikir sejenak arinsa pun menuruti ega, meskipun ia sudah begitu letih dan mengantuk.
selesai makan malam, mereka segera menuju ke suatu tempat yang penuh dengan air, air yang berombak. dimana angin berhembus perlahan namun pasti, terkadang hingga menusuk ke relung hati, kadang juga sampai terasa sakit. dibawah pohon-pohon nyiur yang menjulang tinggi, ega mengajak arinsa untuk duduk di tempat yang cukup terang meskipun tidak ada bulan waktu itu. mereka hanya terdiam sejenak, ega juga tampak melayangkan pandangannya jauh entah kemana.
"sebelumnya aku minta maaf, udah maksa kamu pergi kesini..."
"ia gak papa kok, sekarang kamu bisa bilang tadi apa yang pingin kamu omongin sama aku?" tanya arinsa dengan jantung berdebar
"hmmm..... aku tahu ini akan membuatmu lebih sakit dari sebelumnya, tapi aku harus mengatakannnya, aku tahu kamu pernah menyukaiku, mungkin sampai sekarang, walaupun kamu gak mengatakannya. aku bisa merasakannya dari sikap kamu. tapi wanita itu ( Shania ) entah bagaimana ia mengambil hatiku begitu cepat, waktu itu, ia tersenyum pada setiap orang yang ditemuinya termasuk aku, pikirku bagaimana bisa oseorang gadis level atas seperti dia mau tersenyum padaku..........................................."  (text missing)
"ia aku tahu kok, aku bisa tahu diri lah, tentang siapa aku, makanya aku gak pernah bilang tentang perasaanku sama kamu. lagian jadi temen kamu aja aku udah seneng banget kok, Ga." kata arinsa agak memalingkan mukanya untuk mengusap air mata yang hampir jatuh

"Ya Tuhan, bagaimana bisa aku tidak mencintainya, dia lebih sering bersamaku dalam suka dan duka, tapi kenapa aku malah mencintai Shania yang tak bermoral itu" gumam ega dalam hati


Love for Glory

Sekilas

Shania menghampiri arinsa yang sedang duduk di beranda bersama leppy kesayangannya, karena begitu asyiknya browsing2 ia tidak menyadari shania memperhatikannya. dengan perlahan-lahan ia mendekati arinsa dan duduk disampingnya, arinsa hanya melirik sekilas dan tampak tidak menghiraukannya. tiba -tiba terdengar isakan tangis shania dan tampak kebingungan.
"Rin, aku boleh ganggu kamu sebentar? aku mau curhat, boleh gak?" kata shania sambil menangis
"ehmm...ya ada apa shan?"
"Rin, kamu mau gak bantu aku................." (text missing)
"maaf shan, aku gak bisa, aku berhak ikut campur masalah kalian, lagian aku gak bisa merubah keputusan dia."
"tapi, kamu kan temen deketnya, setidaknya dia pasti mau dengerin kata2 kamu, aku cuma mau jelasin semuanya ke dia, please?" pinta shania
"kamu salah, dia gak pernah dengerin perkataanku apalagi masalah cinta, dia tuh keras kepala" kata arinsa kemudian menunduk
"bukannya kalian teman sejak kecil?"
"iya memang, dia berubah sejak kenal sama kamu, dia lebih sering menyembunyikan masalahnya sama aku, kami sudah tidak dekat lagi seperti dulu" kata arinsa
shania pun menghela nafas panjang sambil mengusap air matanya
"seharusnya kamu bersyukur, mungkin ega bukan yang pertama buat kamu tapi kamu adalah kekasih pertamanya, kamu gak bisa begitu saja mempermainkan hatinya, hanya karena dia bukan apa2 dibandingkan kamu seorang cewek yang cantik, populer, dan multitalenta..........................................." (text missing)












Tuesday, 1 November 2011

behind the window i am hiding

i lays look into the rain
i can't imagine anything
because now my minds burning
and i don't know why rain is still pouring
down the earth, is it feeling cold?
can't understand my heart is broken
when he tell that he never trust me anymore
and about that time when i go with my another boy
i was so regret
oh behind the window i am crying
cause i missing him
and i still love him
oh behind the window i am hiding
cause i am ashamed of my mistake
to make him hurt and cry
i lays in the bed look into the rain
i can't imagine that he leave me oh no
because i am lonely without him
and i don't know why rais is still pourin
down the earth, isn't it feeling cold?
why he can't understand my heart is broken
when he tell that he never trust me anymore
and about i got a date with my another boy
i was so regret

oh behind the window i am crying
cause i missing him
and i still love him
oh behind the window i am hiding
cause i am ashamed of my mistake
to make him hurt and cry





ost Love for Glory




it doesn't mean i want you cry


i just call you to accompany me
to go somewhere that i want to go
but i also want you to see
there's someone you must to see
you should know that everything's right
nothing's wrong
about you and her
and about what i've told you before
that somebody that you loved ain't better than me
i know it's hard but you can't deny
i was right although it's hurt
and you angry to me
it doesn't mean i want you cry
i just show you the truth
i hope you gonna open your eyes wide
it doesn't mean i still hope on you
just because we were a closefriend
i just hope you to open your eyes wide
it doesn't mean i want you cry




ost  love for glory