Saat kau mulai tahu aku suka kamu
saat kau mulai merasa aku cinta kamu
jangan pandang aku seperti itu
karena aku masih malu
jangan pegang tanganku dulu
karena belum saatnya kau tahu
aku telah jatuh hati padamu. . .
Oh baby, just let all flow
till we can be more near, near,
there are many times we can spend together. . .
Oh baby, skg blum saatnya
untuk kau mengerti
apa yang aku rasakan padamu
biarlah begini dulu. .
Jangan mainkan matamu, untuk mencuri hatiku. . .
cause i just wanna be your lover someday. .
By. Jenny S.
Ost paradise is love
Tuesday, 9 August 2011
Just because you begging
This time, you can't come back to the last time
when i always believed in you
this time, i won't stare into your eyes
i won't make tears falling
cause of your begging
my love is gone away
as you playing
instead i never took my heart to the other man
now, i don't care your crying
and i won't standing
in front of you
just to see you begging
now, my love is fading
and i won't try to lighting again
just because you begging
i don't trust you anymore
as i see you with a girl in the shore
you asked her for a first kiss
and give a lovely hugs always
oh. . .
You don't have to tell me
who's her and explain me
what you do enough to understand
i won't touch by your begging. . .hmm hoouh yea
even, i feel imposible
and my mind always denial
it's all ain't the reason to stop me
to break. . .
Break. . . you break. . . break with you. . .you breaking my heart oww. .
By, Jenny Starletta
ost paradise is love
Wednesday, 22 June 2011
LOVE "is" HEAVEN
open your window
and see me again
hmmm....
ohhh....ohhhh
hey kamu,
pernahkah kau merasa
....................
....................
(continue)
and see me again
hmmm....
ohhh....ohhhh
hey kamu,
pernahkah kau merasa
....................
....................
(continue)
jangan ragu
adakah suatu hari nanti
aku bersamamu lagi
karena perasaanku ini
masih sama ohh.. masih sama
akankah suatu saat nanti
kau mengertiku lagi
karena hanyalah dirimu
di hatiku ohh...di hatiku
ch.
cintai aku sepenuh hatimu
jangan ragukan perasaanku
cintai aku sepenuh jiwamu
jangan pernah ragukan ketulusan hatiku
ohh... if you give another chance to change
i'll do everything hmmm...
this is not only swear on my lips
this is reveal from my heart
i can't live without you
baby....
ost love next door
by Charla Zar
aku bersamamu lagi
karena perasaanku ini
masih sama ohh.. masih sama
akankah suatu saat nanti
kau mengertiku lagi
karena hanyalah dirimu
di hatiku ohh...di hatiku
ch.
cintai aku sepenuh hatimu
jangan ragukan perasaanku
cintai aku sepenuh jiwamu
jangan pernah ragukan ketulusan hatiku
ohh... if you give another chance to change
i'll do everything hmmm...
this is not only swear on my lips
this is reveal from my heart
i can't live without you
baby....
ost love next door
by Charla Zar
Tuesday, 14 June 2011
Today is wonderfull
Today is wonderfull
if you always do like this
you smile to me
you laugh to me
o yeah. . .
Today is fascinating
if you always think
i'm so funny
i'm so lovely
o yeah. . .
Never say good bye
actually i want close to you. .
You're a light in my heart
you give me oxygen to breath
hmm. . .
I am a human
i also need your care
i also need your love
i know you can change to love me
i believe you can change to love me
more. .
yeah. . .
I want you to see me
like you see a little angel
i want you to love me
like you love your dolls
you never want it break, aren't you?
So, smile again. . .
if you always do like this
you smile to me
you laugh to me
o yeah. . .
Today is fascinating
if you always think
i'm so funny
i'm so lovely
o yeah. . .
Never say good bye
actually i want close to you. .
You're a light in my heart
you give me oxygen to breath
hmm. . .
I am a human
i also need your care
i also need your love
i know you can change to love me
i believe you can change to love me
more. .
yeah. . .
I want you to see me
like you see a little angel
i want you to love me
like you love your dolls
you never want it break, aren't you?
So, smile again. . .
Thursday, 19 May 2011
not like what i thought
aku jatuh cintaamu
saat ku lihat indahnya matamu
seolah menjadi pandangan yang pertama
ku jadi resah dan gelisah
ketika kau jauh dariku
seolah terbentang samudera
antara kita
cemburu juga sering
mengusik pikiranku
karena aku telah jatuh hati padamu
cinta yang kurasa itu indah
ternyata sangat menyakitkan
ketika ku lihat kau bersamanya
entah mengapa hatiku hancur
yang tak pernah kurasakan sebelumnya
cinta yang kurasa itu manis
ternyata terasa begitu pahit
seprti racun di hatiku
katika kau katakan
kau miliknya.... aaaaa......
aku jatuh cinta
saat melihat indahnya senyumu
namun sakit hatiku
tak bisa memilikimu
everything's not like what i thought
oh...not like what i thougt
ost love me with a reason
by the DIM
saat ku lihat indahnya matamu
seolah menjadi pandangan yang pertama
ku jadi resah dan gelisah
ketika kau jauh dariku
seolah terbentang samudera
antara kita
cemburu juga sering
mengusik pikiranku
karena aku telah jatuh hati padamu
cinta yang kurasa itu indah
ternyata sangat menyakitkan
ketika ku lihat kau bersamanya
entah mengapa hatiku hancur
yang tak pernah kurasakan sebelumnya
cinta yang kurasa itu manis
ternyata terasa begitu pahit
seprti racun di hatiku
katika kau katakan
kau miliknya.... aaaaa......
aku jatuh cinta
saat melihat indahnya senyumu
namun sakit hatiku
tak bisa memilikimu
everything's not like what i thought
oh...not like what i thougt
ost love me with a reason
by the DIM
Love Me with A Reason
Love Me with A Reason
Episode Cinta Remaja
Rani, Lisa, Mona sedang duduk di bangku mereka, berbincang-bincang tentang sepatu model terbaru yang mereka lihat kemarin di mall. Tak jauh dari mereka, 3 anak laki tampak tertarik untuk memperhatikan tingkah laki 3 remaja putri yang suka belanja itu.
“ gan, berani gak kamu godain 3 cewek itu?” sindir Erick pada afgan
Afgan tertawa , “ berani aja lah, apanya yang perlu ditakutin, cewek cantik-cantik kayak gitu?!”
Erick dan Afgan melirik ke arah Dimas yang sedang membaca-baca buku namun sambil sekilas memandang ocehan ketiga gadis yang sedang asyik ngrumpi itu.
“ kenapa ngeliat aku kaya gitu?!” kata dimas kaget
“kita pingin…”
“ia, tapi awas kalau kalian sampai bikin keributan!”
“sip boz!”
Erick dan Afgan pun mendekati meja Rani dan Lisa.
“ hello, ladies? Aku punya permainan nih, ntar yang menang aku traktir baso 3 porsi, gimana mau gak?” kata Erick
Lisa dan mona tampak berbisik-bisik kepada rani
“main apa dulu donk? Yang jelas aku gak mau kalau disuruh lari-lari.” Kata Rani
“gak lah rani sayang, masa cewek manis-manis kaya kalian disuruh lari sih Cuma tebak-tebakan aja, gimana?”
“oke! Gak usah berbelit-belit panggil sayang lagi, huh. Langsung aja kasih tau aturan mainnya!” gertak rani
“Ok, kalem-kalem neng. Gini aku kasih tahu clue nya, aku kasih pertanyaan kalian 15 pertanyaan, yang gak bisa jawab di diskualifikasi. jawaban harus di inget-inget huruf depannya aja oke?tapi ntar terakhir jawaban yang bener disebutin semuanya…ok, siap?.” Jelas afgan
“ihh, permainan apaan tuh, perasaan baru denger deh, masa gak ada toleransinya” kata lisa
“iyalah, permainana tahun 2100 itu….gimana, mau gak?” kata Afgan sambil tertawa
“oke…oke langsung aja” kata mona
“oke dari kamu mon, ya”
“hewan apa yang bunyinya ckckckckkc…” kata erisk sambil tertawa
“heh, yang bener donk pertanyaannya masa hewan bunyinya ckckckck.” Kata Lisa
“Gak bisa, pindah ke Lisa deh, burung paling cerewet apa yang warnanya putih?” kata Erick
“ ihh curang, pertanyaannya lisa gampang banget.” Gerutu mona
“iya, aku tahu aku tahu….” Kata Lisa senang
“ sebutin insialnya apa?” kata Afgan
“M” jawab Lisa
“hooo… maaf anda salah” Kata Erick sambil tertawa
“kok bisa salah sih, bentar dulu, coba rani yang jawab, .” kata lisa
“ahh, aku?
“gak yakin, kayaknya mereka Cuma mau main-main sama kita, aku jawab ngawur aja lah.” Bisik rani pada mona dan lisa
“oke deh, karena aku baik hati dan tidak sombong, aku kasih toleransi, tapi konsekuensinya setelah ini aku langsung kasih kamu 13 pertanyaan brondongan peluru… hahhaha” kata Erick
“setuju!” tantang Mona
“Mona! Jawabannya A” kata rani
“ waw, bener itu, hahhaha…” kata afgan
“hah dasar sinting, ngawur malah bener.” Kata Mona
“Sinting gimana, manis, emang jawabannya tuh Angsa, bener kan? Kata Afgan
Ketiga gadis itu tampk saling berpandangan bingung.
“ oke deh lanjut, nih aku kasih pertanyaan, kamu harus inget-inget sendiri, karena gak ada siaran ulang, Lisa sayang sini duduk di samping aku, nulis jawabannya rani, ntar kalau Rani nyebutin semuanya salah erarti gagal, oke!” kata Erick
“ihh, najis…aku duduk sama afgan aja, kamu berdiri ”kata lisa
Afgan tersenyum mencibir Erick yang mukanya mulai memerah, setengah cemburu.
“ tenang aja bro, gak bakalan aku apa-apain nih cewek, oke oke! Kata Afgan
“hewan apa yang loncat-loncat, enak kalau dibikin swikee?hmmmmm…” kata Erick
“K”
“hewan apa yang panjang berbisa juga bisa tidak? Kata Erick
“U”
“hewan apa yang bunyinya moo….” Kata Erick
“S”
“buah apa yang bisa memabukkan” kata Erick
“A”
“hasil fragmentasi susu” kata afgan
“Y”
“huruf pertama abjad” kata afgan
“A”
“permen apa yang suka keramaian.” Kata Erick
“N”
“apa lambang negara indonesia? Kalau gak tau aku laporin pak hasanudin Mx kamu hahahha…” kata Erick
“G”
“ibukota bali? “Kata afgan
“D”
“bahasa inggrisnya aku?”kata Afgan
“I”
“bangun tidur ku terus….?hahhaha….” kata Erick
“M”
“mekah di mana? Tanya afgan
“A”
“ terakhir, pertanyaannya adalah anak sapi minum apa?hahahhaaa…. “ kata Erick
“S”
Lisa tampak tersenyum melihat hasil jawaban dari Rani
“Oke, sekarang, kamu sebutin huruf depan jawaban tadi jadi sebuah kata. Yupp sekarang!” kata Afgan sambil mengedipkan mata pada lisa untuk diam
Rani tampak sedang berpikir merangkai huruf demi huruf dalam imanjinasinya tadi. Tetapi dia mempunyai daya ingat yang tinggi dan bukanlah orang yang pelupa, tentu dia masih ingat apa saja jawabannya tadi.
“ pertama A ngsa, K atak, U lar, S api, A nggur merah, Y oghurt, A, N ano-nano, G aruda, trus D enpasar, I, M andi, A rab, S usu…. Hmmm berarti A…K…U…S..A..Y..A..N..G..D..I..M..A..S” bisik Rani dalam agak kaget
“Ayo rani sebutin, kok diem sih, lupa ya? Berarti gagal donk semuanya… hahhahah” goda Erick
“huh, dasar, mereka mau memepermainkan aku.” Bisik Rani
“ia, aku lupa! Udahlah lagian aku juga bisa beli baso sendiri.” Jawab Rani setengah marah
“masa kamu lupa sih ran, gak mungkin ah, 5 bab aja kamu bisa hafal kok, masa pertanyaan kaya tadi gak bisa?” desak Mona
“ahh…udah deh lupain aja, aku nyerah.” Kata rani sambil meninggalkan kelas
“ran, rani mau kemana kamu…. Tuh anak kenapa sih?” kata Mona
“nih liat” kata Lisa sambil menyerahkan selembar kertas pada Mona
“ohhh, gitu… kurang ajar banget emang kelakuan Erick sama Afgan, emang sejak awal aku udah curiga Cuma buat iseng mereka aja, ya udah buruan nyusul rani yuk, ntar dia kira kita sekongkolan lagi…” kata mona sambil meletakkan kertas itu di meja dan mencari Rani
Dimas yang dari tadi membaca buku itu sempat ikut tertawa ketika melihat perdebatan teman-temannya itu, ia tertarik pada selembar kertas yang tidak mau di ucapkan oleh rani, ia pun mengambilnya dan membacanya.
“ A..K..U..S..A..Y..A.N..G..D..I..M..A..S, hah, dasar Erick sama afgan itu emang gak pernah kapok….” Kata dimas sambil tersenyum kecil
---------------------------------------------------------------------------------
Afgan aedang bersiap-siap pulang, di gerbang ia melihat diva yang sendirian. Namun tampaknya ia malah tidak ingin menghampirinya, ia mengegas motornya kencang, namun Diva tiba-tiba berdiri di depannya.
“Zsssssssssssssssssssssretttttttttttt……” sekilat mungkin afgan menekan rem motornya
“gila kamu, udah bosen hidup!!!” bentak afgan
“afgan, lo gak punya perasaan banget sih, masa ngeliat aku sendirian gini, gak di tawarin pulang bareng,”
“hsh emangnya supir kamu kemana?”
“lagi ke bengkel, ntar katanya sampai malem”
“ya udah sih, di tunggu aja.”
“ihhh.. afgan, masa kamu tega sih, nyuruh aku nunggu sendirian disini, nta kalau aku di culik gimana?”
“bagus donk, gitu, biar gak ada yang berisik lagi di kelas, lagian siapa yang mau nyulik cewek cerewet kaya kamu, bikin pusing.”
Tanpa piker panjang diva naik dan berpeganganp ada afgan kuat-kuat
“eh eh eh, apa-apaan ini, turun-turun.”
“pokoknya anterin aku pulang!” pinta diva dengan manjanya
“oke, oke, tapi jangan peluk kaya gini donk, lepasin ah.” Kata afgan sambil melepas tangan diva
“ntar kalau aku jatuh gimana?” rengek diva lagi
“biarin jatuh!”
Dalam perjalanan pulang mengantar diva, zarin dan fadia kebetulan melihat afgan berboncenganidengan diva begitu mesra. Di lampu merah
“itu yang pake jaket biru adikku, fa” kata zarin sambil menunjukkan 2 orang anak berseragam SMA
“mana?” fadia segera menjalankan mobilnya mendekati mereka
Episode Cinta Remaja
Rani, Lisa, Mona sedang duduk di bangku mereka, berbincang-bincang tentang sepatu model terbaru yang mereka lihat kemarin di mall. Tak jauh dari mereka, 3 anak laki tampak tertarik untuk memperhatikan tingkah laki 3 remaja putri yang suka belanja itu.
“ gan, berani gak kamu godain 3 cewek itu?” sindir Erick pada afgan
Afgan tertawa , “ berani aja lah, apanya yang perlu ditakutin, cewek cantik-cantik kayak gitu?!”
Erick dan Afgan melirik ke arah Dimas yang sedang membaca-baca buku namun sambil sekilas memandang ocehan ketiga gadis yang sedang asyik ngrumpi itu.
“ kenapa ngeliat aku kaya gitu?!” kata dimas kaget
“kita pingin…”
“ia, tapi awas kalau kalian sampai bikin keributan!”
“sip boz!”
Erick dan Afgan pun mendekati meja Rani dan Lisa.
“ hello, ladies? Aku punya permainan nih, ntar yang menang aku traktir baso 3 porsi, gimana mau gak?” kata Erick
Lisa dan mona tampak berbisik-bisik kepada rani
“main apa dulu donk? Yang jelas aku gak mau kalau disuruh lari-lari.” Kata Rani
“gak lah rani sayang, masa cewek manis-manis kaya kalian disuruh lari sih Cuma tebak-tebakan aja, gimana?”
“oke! Gak usah berbelit-belit panggil sayang lagi, huh. Langsung aja kasih tau aturan mainnya!” gertak rani
“Ok, kalem-kalem neng. Gini aku kasih tahu clue nya, aku kasih pertanyaan kalian 15 pertanyaan, yang gak bisa jawab di diskualifikasi. jawaban harus di inget-inget huruf depannya aja oke?tapi ntar terakhir jawaban yang bener disebutin semuanya…ok, siap?.” Jelas afgan
“ihh, permainan apaan tuh, perasaan baru denger deh, masa gak ada toleransinya” kata lisa
“iyalah, permainana tahun 2100 itu….gimana, mau gak?” kata Afgan sambil tertawa
“oke…oke langsung aja” kata mona
“oke dari kamu mon, ya”
“hewan apa yang bunyinya ckckckckkc…” kata erisk sambil tertawa
“heh, yang bener donk pertanyaannya masa hewan bunyinya ckckckck.” Kata Lisa
“Gak bisa, pindah ke Lisa deh, burung paling cerewet apa yang warnanya putih?” kata Erick
“ ihh curang, pertanyaannya lisa gampang banget.” Gerutu mona
“iya, aku tahu aku tahu….” Kata Lisa senang
“ sebutin insialnya apa?” kata Afgan
“M” jawab Lisa
“hooo… maaf anda salah” Kata Erick sambil tertawa
“kok bisa salah sih, bentar dulu, coba rani yang jawab, .” kata lisa
“ahh, aku?
“gak yakin, kayaknya mereka Cuma mau main-main sama kita, aku jawab ngawur aja lah.” Bisik rani pada mona dan lisa
“oke deh, karena aku baik hati dan tidak sombong, aku kasih toleransi, tapi konsekuensinya setelah ini aku langsung kasih kamu 13 pertanyaan brondongan peluru… hahhaha” kata Erick
“setuju!” tantang Mona
“Mona! Jawabannya A” kata rani
“ waw, bener itu, hahhaha…” kata afgan
“hah dasar sinting, ngawur malah bener.” Kata Mona
“Sinting gimana, manis, emang jawabannya tuh Angsa, bener kan? Kata Afgan
Ketiga gadis itu tampk saling berpandangan bingung.
“ oke deh lanjut, nih aku kasih pertanyaan, kamu harus inget-inget sendiri, karena gak ada siaran ulang, Lisa sayang sini duduk di samping aku, nulis jawabannya rani, ntar kalau Rani nyebutin semuanya salah erarti gagal, oke!” kata Erick
“ihh, najis…aku duduk sama afgan aja, kamu berdiri ”kata lisa
Afgan tersenyum mencibir Erick yang mukanya mulai memerah, setengah cemburu.
“ tenang aja bro, gak bakalan aku apa-apain nih cewek, oke oke! Kata Afgan
“hewan apa yang loncat-loncat, enak kalau dibikin swikee?hmmmmm…” kata Erick
“K”
“hewan apa yang panjang berbisa juga bisa tidak? Kata Erick
“U”
“hewan apa yang bunyinya moo….” Kata Erick
“S”
“buah apa yang bisa memabukkan” kata Erick
“A”
“hasil fragmentasi susu” kata afgan
“Y”
“huruf pertama abjad” kata afgan
“A”
“permen apa yang suka keramaian.” Kata Erick
“N”
“apa lambang negara indonesia? Kalau gak tau aku laporin pak hasanudin Mx kamu hahahha…” kata Erick
“G”
“ibukota bali? “Kata afgan
“D”
“bahasa inggrisnya aku?”kata Afgan
“I”
“bangun tidur ku terus….?hahhaha….” kata Erick
“M”
“mekah di mana? Tanya afgan
“A”
“ terakhir, pertanyaannya adalah anak sapi minum apa?hahahhaaa…. “ kata Erick
“S”
Lisa tampak tersenyum melihat hasil jawaban dari Rani
“Oke, sekarang, kamu sebutin huruf depan jawaban tadi jadi sebuah kata. Yupp sekarang!” kata Afgan sambil mengedipkan mata pada lisa untuk diam
Rani tampak sedang berpikir merangkai huruf demi huruf dalam imanjinasinya tadi. Tetapi dia mempunyai daya ingat yang tinggi dan bukanlah orang yang pelupa, tentu dia masih ingat apa saja jawabannya tadi.
“ pertama A ngsa, K atak, U lar, S api, A nggur merah, Y oghurt, A, N ano-nano, G aruda, trus D enpasar, I, M andi, A rab, S usu…. Hmmm berarti A…K…U…S..A..Y..A..N..G..D..I..M..A..S” bisik Rani dalam agak kaget
“Ayo rani sebutin, kok diem sih, lupa ya? Berarti gagal donk semuanya… hahhahah” goda Erick
“huh, dasar, mereka mau memepermainkan aku.” Bisik Rani
“ia, aku lupa! Udahlah lagian aku juga bisa beli baso sendiri.” Jawab Rani setengah marah
“masa kamu lupa sih ran, gak mungkin ah, 5 bab aja kamu bisa hafal kok, masa pertanyaan kaya tadi gak bisa?” desak Mona
“ahh…udah deh lupain aja, aku nyerah.” Kata rani sambil meninggalkan kelas
“ran, rani mau kemana kamu…. Tuh anak kenapa sih?” kata Mona
“nih liat” kata Lisa sambil menyerahkan selembar kertas pada Mona
“ohhh, gitu… kurang ajar banget emang kelakuan Erick sama Afgan, emang sejak awal aku udah curiga Cuma buat iseng mereka aja, ya udah buruan nyusul rani yuk, ntar dia kira kita sekongkolan lagi…” kata mona sambil meletakkan kertas itu di meja dan mencari Rani
Dimas yang dari tadi membaca buku itu sempat ikut tertawa ketika melihat perdebatan teman-temannya itu, ia tertarik pada selembar kertas yang tidak mau di ucapkan oleh rani, ia pun mengambilnya dan membacanya.
“ A..K..U..S..A..Y..A.N..G..D..I..M..A..S, hah, dasar Erick sama afgan itu emang gak pernah kapok….” Kata dimas sambil tersenyum kecil
---------------------------------------------------------------------------------
Afgan aedang bersiap-siap pulang, di gerbang ia melihat diva yang sendirian. Namun tampaknya ia malah tidak ingin menghampirinya, ia mengegas motornya kencang, namun Diva tiba-tiba berdiri di depannya.
“Zsssssssssssssssssssssretttttttttttt……” sekilat mungkin afgan menekan rem motornya
“gila kamu, udah bosen hidup!!!” bentak afgan
“afgan, lo gak punya perasaan banget sih, masa ngeliat aku sendirian gini, gak di tawarin pulang bareng,”
“hsh emangnya supir kamu kemana?”
“lagi ke bengkel, ntar katanya sampai malem”
“ya udah sih, di tunggu aja.”
“ihhh.. afgan, masa kamu tega sih, nyuruh aku nunggu sendirian disini, nta kalau aku di culik gimana?”
“bagus donk, gitu, biar gak ada yang berisik lagi di kelas, lagian siapa yang mau nyulik cewek cerewet kaya kamu, bikin pusing.”
Tanpa piker panjang diva naik dan berpeganganp ada afgan kuat-kuat
“eh eh eh, apa-apaan ini, turun-turun.”
“pokoknya anterin aku pulang!” pinta diva dengan manjanya
“oke, oke, tapi jangan peluk kaya gini donk, lepasin ah.” Kata afgan sambil melepas tangan diva
“ntar kalau aku jatuh gimana?” rengek diva lagi
“biarin jatuh!”
Dalam perjalanan pulang mengantar diva, zarin dan fadia kebetulan melihat afgan berboncenganidengan diva begitu mesra. Di lampu merah
“itu yang pake jaket biru adikku, fa” kata zarin sambil menunjukkan 2 orang anak berseragam SMA
“mana?” fadia segera menjalankan mobilnya mendekati mereka
Subscribe to:
Posts (Atom)